DISKONQQ bandarq, aduq, dominoq, bandar sakong, judi capsa Judi Bola Judi Domino Poker ModalQQ Terpercaya Meja13 adalah situs judi online game capsa susun Menangqq Agen bandar judi Adu Q Bandar DominoQQ Dan Adu Q Juga Bandar Poker Online Perkasa99 Situs Bandar66 Terbaik NikmatQQ Situs BandarQ Terbesar
Musimqq Bandar Sakong Dan Adu Q Juga Bandar Poker Online Terpercaya

Bursa Cerita Sex: Sengaja Kubiarkan Istriku Ngeseks Dengan Tukang Pijat

Bursa Cerita Sex: Sengaja Kubiarkan Istriku Ngeseks Dengan Tukang Pijat - Hallo Semuanya, Kali ini Bursa Cerita Sex, akan mencoba memberikan cerita dewasa Bursa Cerita Sex: Sengaja Kubiarkan Istriku Ngeseks Dengan Tukang Pijat, Silahkan membaca dengan khusu biar Lendir lancar di buang hahahah...

Bursa Cerita Sex: Sengaja Kubiarkan Istriku Ngeseks Dengan Tukang Pijat
Judul Cerita : Bursa Cerita Sex: Sengaja Kubiarkan Istriku Ngeseks Dengan Tukang Pijat

lihat juga

Judi Bola Liga365

Bursa Cerita Sex: Sengaja Kubiarkan Istriku Ngeseks Dengan Tukang Pijat

Bursa Cerita Sex: Sengaja Kubiarkan Istriku Ngeseks Dengan Tukang Pijat
Bursa Cerita Sex: Sengaja Kubiarkan Istriku Ngeseks Dengan Tukang Pijat

Sudah sekitar 2 bln terakhir ini aku sering berfantasi yang mungkin bisa dibilang nakal. Yakni merasa lebih horny jika melihat istriku ML sama cowok lain. Ya.., mungkin karena kehidupan seks yang monoton. Seiring dengan berjalannya waktu aku berhasrat ingin mencoba merealisasikan fantasiku tersebut.

Istriku tergolong alim dan pemalu. Pernah aku pancing ide gila ini sewaktu sedang ML dengannya. Walhasil do’i marah bro. Hingga suatu hari muncul ide yang mnrtku cocok untuk merealisasikan fantasi aku tersebut. Awalnya gini, untuk menjaga kebugaran dan vitalitas tubuhnya, istriku sering dipijat. Tp selama ini yang mijat adalah ibu2x tua.

Ya.., namanya juga tukang pijat beneran. Sedikit info ttg istri aku, usianya 29 th, tingginya 165cm, ukrn bra 36B. Kulit kuning langsat. Facenya sepintas spt artis cantik Dina Lorenza.Kejadian ini berawal ketika suatu hr aku pernah baca iklan dikoran tentang pijat refleksi.

Bermodalkan info tsb, lalu aku ketempat pemijatan tsb. Singkat cerita, setelah mendapatkan info yang aku butuhkan, akhirnya aku membuat janji dgn pengurus panti pijat tsb mengenai kapan, siapa yang yang memijat dan dipijat, kategori pemijatan dan tempatnya.

Di hari dan tempat yang telah dipersiapkan, sekarang aku tinggal menunggu waktunya sj. “Jam berapa Mas pijatnya?” tanya Nisa istri aku. “Jam 9”. “Kok ga suruh Bi Tuti sj sih yang pijat. Kaya’ biasanya?” “Pijat yang satu ini lain. Namanya juga refleksi. Bukan spt pijat urut biasa. Tp fungsi utamanya utk merelekskan otot2x yang kaku. Bahkan bs menyembuhkan penyakit tertentu jika rutin”.

Tepat jm 9 lwt 10 menit sang pemijat pun datang.“Malam Mas Faisal. Maaf sy sdkt terlambat.” “Ndak apa2x. Kebetulan anak2 sdh tidur, jadi ga ada yang ganggu. Maklum msh kecil2x.” Setelah perkenalan sejenak dgn istri aku, lalu acara pemijatan pun dimulai. Sengaja aku pilih ruang kamar tidur khusus tamu dlm proses pemijatan kali ini. Karena sebelumnya aku sdh memasang hidden cam di salah sudut kmr tsb. Jd nanti aku bs leluasa memantau seluruh isi ruangan.

“Bisa dimulai skrng Mbak Nisa” tanya Tomo kepada istri aku. Sdkt info lagi, pemijat yang aku pilih namanya Tomo dan memang usianya lebh muda 3 th dr istri aku. Dan face-nya pun lumayan ganteng. Kulitnya kuning, tinggi sktr 170 cm.

Istriku berbaring telungkup diranjang yang memang khusus utk 1 orang. Dia hanya berbalut kain tp msh menggunakan bra dan cd. Tomo memulai aksinya. Pijatan dimulai dari telapak kaki. aku memperhatikan dgn seksama setiap gerakannya.

“Kalo terasa sakit, bilang ya Mbak,” ucap Tomo kepada istri aku. “Iya,” jwb Nisa singkat. Sambil memijat Tomo berusaha bersikap sopan baik dlm berbicara maupun bertindak. Dan untuk mencairkan suasana, kami bertiga pun terlibat perbincangan ringan.

Hampir 10 menit berlalu, tahap pemijatan berhenti didaerah lipatan dengkul. Kemudian Tomo beralih ke punggung. “Maaf Mbak Nisa, sy buka bra-nya ya. Soalnya mau diberi minyak?” Dengan posisi kepala yang miring, Istri aku melirik kearah aku. Dan aku pun mengangguk pelan.

“Buka sj Tomo, biar nggak mengganggu,” jwb aku. Nisa mulai kelihatan rileks. Dan dia mulai menikmati pijatan Tomo didaerah punggungnya. “Aku ke WC dulu Ma, udah kebelet nich,” kata aku pura2x. Padahal disinilah awal fantasi aku bermulai. Lalu aku meninggalkan mereka berdua di dalam kamar.

Keluar dr kamar aku tdk menuju ke WC melainkan ke ruang tamu sambil menghidupkan alat perekam dr hidden cam yang sdh aku pasang.
Video receiver dan recorder yang aku beli cukup kecil tp lumayan canggih. Selain kualitas gambar yang cukup bgs, alat ini juga dilengkapi dgn audionya.

Sungguh pemandangan yang bs bikin horny melihat istri aku disentuh dan diraba oleh pria lain. Apalagi ketika Tomo minta izin istri aku utk menurunkan sdkt cd-nya krn akan memijat daerah pantat. Gw semakin horny ketika melihat aksi Tomo yang agak menekan-nekan jarinya didaerah pangkal tulang ekor pantat istri aku. Dan istri aku pun kelihatannya semakin rileks dan menikmati setiap sentuhan dan pijatan Tomo.

Gw mengambil inisiatif utk cari alasan keluar rumah supaya mereka bisa lebih leluasa. Dgn berpura-pura keluar dr WC, aku msk lagi kedalam kamar.

Pemandangan yang indah. Kini cd Nisa sudah berada di daerah dengkulnya. Meskipun pantatnya tertutup kain. “Ma., aku keluar sebentar mau beli nasi goreng. Mama mau nggak?” Istri aku hanya menjawab dgn gelengan pelan dengan mata yang terpejam. Kelihatannya dia sudah benar2x rileks. Lalu aku pun keluar dgn menghidupkan motor. Dan berlalu.

Beberapa meter dr rumah, aku mematikan mesin. Lalu aku kembali lg kerumah. Dan masuk lewat pintu belakang yang sengaja tdk aku kunci. Dari dlm dapur, aku mulai menonton aksi Tomo. Pemandangan yang aku lihat semakin indah. Kini cd Nisa sudah terlepas dari tubuhnya. Samar-samar aku bisa mendengar percakapan mereka krn aku sengaja mengecilkan volume audionya.

Tomo sekarang memijat bagian paha Nisa. Ketika kamera zoom-nya diperbesar, aku dpt melihat dgn jelas ada sesuatu yang menonjol dibalik training Tomo. “Jika terasa sakit, bilang ya Mbak.” Nisa hanya mengangguk pelan. Tangan Tomo semakin naik keatas pangkal paha Nisa. Terlihat jelas posisi Nisa yang mulai berubah. Dia mungkin sdng menahan geli atau juga merasakan sensasi tertentu ketika jari2x Tomo terkadang dengan sengaja menyentuh vaginanya.

Posisi kaki Nisa sekarang tidak serapat pada saat mulainya pemijatan. Sedikit demi sedikit mulai melebar baik sengaja atau pun karena akibat pijatan Tomo yang membuatnya bergeser. “Enak Mbak Nisa?” Istriku hanya terdiam. Mungkin karena agak malu. “Mas Faisal beli nasi gorengnya di mana mbak?”

“Di daerah L” balas Nisa. Jarak tempuh dr rumah ku ke daerah L sekitar 15 menit PP. Proses pemesanan kira2x 15 menit. Jadi ada wktu 30 menit. Mungkin itu yang ada dalam benak Tomo. Tomo menuangkan sedikit minyak di atas bongkahan pantat Nisa.

Dan mulai memijat lembut lalu turun kearah anus Nisa. Mendapat sentuhan itu Nisa secara reflek menggoyangkan pantatnya. Tomo merasa mendapat angin segar. Tampak sekali Tomo berusaha merangsang Nisa dgn sentuhan2xnya baik didaerah anus maupun daerah vagina Nisa. Dan sekarang tanpa malu2x lagi bahkan lebih intensif. Nisa istri aku pun tampak semakin menikmatinya.

Suasana horny didalm ruangan aku ganggu sejenak dgn bunyi sms yang sengaja aku kirim ke Nisa yang beritanya bahwa ban motor aku bocor. Jadi mungkin agak lama br bs kembali kerumah. Jawaban yang aku terima sedikit mengejutkan. “Iya, ndak apa2x.

Sebentar lagi pijatannya udah selesai”. Setelah mengirimkan sms, Tomo melanjutkan lagi pemijatannya. Kali ini di mulai memijat daerah leher. Tomo berdiri tepat di atas kepala Nisa yang sekarang kepalanya disuruh menghadap sejajar ranjang. Dengan memijat2x lembut sesekali tangan Tomo mengelus punggung Nisa.

Dengan posisi mata tetap terpejam, Nisa nampak sekali menikmati setiap sensasi yang dirasakannya. Tangan kiri memijat lembut pangkal leher Nisa dan tiba2x tangan kanannya mengelus dan mengusap vagina Nisa yang menurut aku pasti sudah sangat basah.

“Ach., ach.., terdengar desahan Nisa. “Nikmati saja mbak” ucap Tomo sambil mulai memasukan jarinya kedalam vagina Nisa. “Hmm, ackh.” Nafas Nisa semakin tidak teratur. Lalu.., Tomo menarik tangan kanannya dan tiba2x mengeluarkan kontolnya. Kini pemandangan yang kulihat benar2x dahsyat.

Dengan posisi berdiri diatas kepala Tomo, kontol Tomo berada tepat dihadapan mulut Nisa. Meskipun Nisa belum menyadarinya karena sedari tadi matanya terpejam. Setelah itu, Tomo memainkan kembali tangannya di daerah vagina Nisa. “Mbak.., tolong buka matanya,” pinta Tomo. Lalu perlahan Nisa membuka matanya. Nisa sempat kaget mendapati ada sebuah torpedo yang mengacung tegak dan jelas lebih besar dan panjang dari punya aku berada tepat didepan mulutnya.

Dengan nafas sedikit memburu, tanpa diperintah, dengan perlahan Nisa mulai mencium dan menjilat kontol Tomo. Tomo memajukan sedikit posisi berdirinya agar Nisa dapat dengan mudah memasukan kontolnya kedalam mulutnya.

Sungguh diluar dugaan aku. Ternyat Nisa yang selama ini aku kenal agak sedikit berbeda. Dengan lembut Nisa mulai mengulum dan menghisap batang kontol Tomo. Mendapat perlakukan spt itu, Tomo menyuruh Nisa berbaring terlentang tanpa melepaskan kontolnya dari mulut Nisa

 Lalu Tomo mulai meraba dan menjilat toket Nisa. Mereka melakukan aksi seperti itu sekitar 5 menit. “Boleh sy masukan mbak?” Nisa mengangguk pelan. “Jawab dong mbak,” ucap Tomo pelan sambil mulai mencium bibir Nisa. Karena pengaruh libido yang sdh tidak terkendali, aku melihat Nisa mulai bertindak diluar kendalinya. “Boleh,” ucap Nisa lirih.

Kemudian Tomo memposisikan kontolnya didepan vagina Nisa. Dengan sekali dorongan halus, perlahan-lahan kontol Tomo masuk kedalam memek Nisa. “Aacchhh,” desah Nisa. Tomo mulai memompa pantatnya secara perlahan.

Nisa yang dalam kendali birahi seolah-olah mengimbanginya. Oohh., nikmat sekali memekmu mbak. Sempit sekali. Bagaimana kontolku mbak. Nikmat? Tanya Tomo. “Iya,” “Apanya mbak? Pancing Tomo. “Kontolmu nikmat. Besar dan panjang.” Nikmat mana dengan punya suamimu mbak? “Ehackh.. nik..mat kontolmu.”

“Yeaach, nikmatilah Mbak, nikmatilah kontolku.” Uchachk, Terdengar desahan Nisa Istri aku. “Agak cepat Tomo. Genjot yang cepat. Ack, yah, genjot yang keras Tomo.” Teriak Nisa. “Apanya yang digenjot Mbak?” Pancing Tomo. “Memekku Tomo. Genjot memekku.” “Aa.aaack.., aku hampir sampai Tomo. Terus., yang cepat..” nafas Nisa semakin memburu.

Perkiraan aku sebentar lagi Nisa pasti akan merasakan orgasmenya. Namun beberapa detik kemudian, ternyata Tomo mencabut kontolnya dari vagina Nisa.
“Jangan dicabut, please, aku belum dapet. Please.., masukan lg kontolmu Tomo. Aku mohon,” pinta Nisa. “Tenang aja mbak. Pasti aku masukan lagi.

Tapi, kita ganti posisi dulu. Sekarang mbak nungging ya..? perintah Tomo. Demi meraih orgasme dan karena dipengaruhi birahi yang tinggi, Nisa istri aku seolah-olah melupakan statusnya sekarang. Tanpa diperintah kedua kalinya, Nisa langsung mengambil posisi menungging. Melihat lubang memek Nisa yang menganga, Tomo langsung mengarahkan kontolnya. Blezzz.., kontol Tomo yang panjangnya di perkirakan 20 cm langsung lenyap ditelan memek Nisa istri aku.

“Ackh, pelan-pelan,” erang Nisa. Tapi Tomo tdk menghiraukan ucapan Nisa. Begitu kontolnya amblas, langsung digenjotnya cepat-cepat. “Oh.., yeach.., nikmat sekali memekmu Nisa. Legit.” Nafas Nisa kian memburu mendapat perlakuan sedikit kasar dari Tomo.

“Terus.., genjot terus yang cepat. Ackh, ackh., oohhh..,” Nisa kian meracau. “Semakin cepat Tomo. Aku udah mau sampe, ackh..” Mendengar ucapan Nisa, Tomo tiba-tiba langsung mencabut kontolnya dari lubang memek Nisa.

“Aduh.., please Tomo jangan dicabut. Please, masukan lagi,” terdengar suara Nisa sedikit menghiba. Lalu Tomo membalikan tubuh Nisa. Disuruhnya Nisa mengangkang. Kemudian, Blezzz, kontol Tomo masuk lagi. Sambil melumat bibir Nisa, dengan genjotan berirama dan pelan Tomo mulai memompa pantatnya.

Gw yang sedari tadi melihat kejadian ini, jadi ikut-ikutan ngos-ngosan menahan nafsu.

Terus terang, aku jadi sangat horny melihat Nisa istri aku di perlakukan sedemikian rupa oleh pria lain. Hampir 5 menit berlalu, bibir Nisa dan Tomo masih tetap berpagutan, saling hisap dan menjilat. Dan mulai tampak tanda-tanda Nisa akan segera orgasme.

Ciumannya semakin kuat. “Ackh., ackh., mmph, te..rrus.., agak cepat Tomo.” “MbakNisa,” terdengar pelan suara Tomo sambil mengurangi kecepatan genjotannya. “Mbak Nisa., kalo’ mbak pengen sampe, mbak Nisa harus menuruti semua keinginan saya.” Nisa terdiam sejenak. Birahinya mengalahkan akal sehatnya. Lalu mengangguk pelan. “Baiklah, saya akan buat mbak Nisa orgasme dengan syarat mbak harus mau menelan sperma saya. Bagaimana mbak Nisa ?” tanya Tomo sambil tetap memompa pantatnya.

Gila.., batinku. Nisa pasti tidak akan mau melakukan hal itu. Selama ini dia tidak pernah mau jika aku akan ejakulasi di mulutnya. Apalagi menelan sperma.

“Terserah kamu Tomo. Yang penting sy bisa sampe. Puaskan sy sekarang, please” pinta Nisa. Mendengar ucapan Nisa, aku sempat terperanjat. Tapi aku juga penasaran, apa betul Nisa mau melakukan hal tersebut. “Baiklah mbak.” Lalu Tomo mulai menaikan kecepatan genjotannya. Sambil menjilat puting Nisa. “Yeach, terus Tomo. Ter..russs., yang cepat Tomo.” “Ackh, nikmat sekali mbak memekmu. Ayo mbak, ucapkan mbak kalo mbak mau menelan sperma sy. Katakan mbak,” perintah Tomo. “Saya mau sperma kamu Tomo.” “Mau apa mbak? Ucapkan yang jelas.”

“Saya mau menelan sperma kamu Tomo.” “Kamu haus?” “Iya, Tomo. Sy haus dan mau menelan sperma kamu.” “Terus., ohh., nikmat sekali kontolmu Tomo. Genjot yang cepat Tomo. Sy udah mau sampe., lebih cepat lagi Tomo.” “Saya akan memberikan orgasme terhebat yang belum pernah kamu rasakan mbak,” balas Tomo.

Melihat tanda-tanda Nisa akan segera klimaks, “Nah, sekarang tahan nafasnya mbak,” perintah Tomo. Nisa menuruti perintah Tomo. Dia segera menahan nafasnya. “Tahan terus mbak, jangan dikeluarkan dulu sampai mbak sampe,” perintah Tomo lagi. Beberapa detik kemudian. “Aaacchkkkk..,” teriak Nisa. Sungguh pemandangan yang benar-benar menakjubkan.

Mata Nisa terpejam begitu dia memperoleh orgasmenya. Nampak sekali dia merasakan suatu kenikmatan ML yang belum pernah dirasakan sebelumnya. Tubuhnya bahkan menegang keras berbarengan dengan orgasme yang diperolehnya. Tidak lama setelah Nisa orgasme, tiba-tiba Tomo mencabut kontolnya. Dan mengarahkan ke mulut Nisa. Sambil mengocok kontolnya dengan cepat, “Sekarang, buka mulutnya mbak,” pinta Tomo.

Dugaan aku meleset. aku kira Nisa tidak bakalan mau melakukan itu. Tapi yang aku lihat ternyata sungguh diluar dugaan. Nisa menuruti perintah Tomo. “Hisap kepala kontol sy mbak,” perintah Tomo. Sambil mengocok dengan semakin cepat, Tomo menghisap dengan kuat kepala kontol Tomo. “Aa.ackhh.., ackh., telan mbak. Telan semuanya.”

“Tanpa ragu Nisa istri aku menuruti semua perintah Tomo dengan menelan semua sperma Tomo. Setelah semua spermanya diperas keluar, perlahan Tomo menarik keluar kontolnya dari mulut Nisa. “Bagus mbak, bagaimana rasanya ? Nikmat bukan. Sy yakin pasti mbak suka dengan rasa sperma sy. Karena saya bukan perokok. Nisa hanya tersenyum tipis sambil mengangguk pelan.
“Orgasme yang mbak alami tadi itu namanya Tomo Little Death. Nikmat nggak?”
“Iya, sy belum pernah orgasme senikmat itu. Ini pengalaman yang luar biasa,” jawab istri aku.

Setelah beristirahat sejenak, lalu mereka pun berpakaian kembali. Dan aku segera pura-pura kembali dari membeli nasi goreng. “Ohh.., udh selesai mijatnya,” tanya aku pura-pura. “Udah Mas,” jwb Tomo. Dan setelah ngobrol sebentar, lalu Tomo berpamitan pulang. “Gimana Ma ? Enak nggak ?” pancing aku. “Lumayanlah,” balas istri aku datar berusaha menutupi kejadian yang sebenarnya.
“Kalo rutin tiap minggu mau nggak ?” pancing aku lagi. “Terserah Mas aja deh.”..NAh loh… TAMAT.



Demikianlah Artikel Bursa Cerita Sex: Sengaja Kubiarkan Istriku Ngeseks Dengan Tukang Pijat

Sekian Blog Lendir Bursa Cerita Sex: Sengaja Kubiarkan Istriku Ngeseks Dengan Tukang Pijat, Mudah-mudahan bisa membantu kalian yang sedang kesepian dan bisa menghantarkan tidur pulas hahhaha

Anda sedang membaca artikel Bursa Cerita Sex: Sengaja Kubiarkan Istriku Ngeseks Dengan Tukang Pijat dan artikel ini url permalinknya adalah http://bursaceritasex.blogspot.com/2017/08/bursa-cerita-sex-sengaja-kubiarkan-istriku-ngeseks-dengan-tukang-pijit.html Semoga artikel ini bisa bermanfaat.

Tag : , , , , , ,

Sign up here with your email address to receive updates from this blog in your inbox.

0 Response to "Bursa Cerita Sex: Sengaja Kubiarkan Istriku Ngeseks Dengan Tukang Pijat"

Post a Comment