DISKONQQ bandarq, aduq, dominoq, bandar sakong, judi capsa Judi Bola Judi Domino Poker ModalQQ Terpercaya Meja13 adalah situs judi online game capsa susun Menangqq Agen bandar judi Adu Q Bandar DominoQQ Dan Adu Q Juga Bandar Poker Online Perkasa99 Situs Bandar66 Terbaik NikmatQQ Situs BandarQ Terbesar
Musimqq Bandar Sakong Dan Adu Q Juga Bandar Poker Online Terpercaya

Bursa Cerita Sex: Loe Lebih Cocok Jadi Pecun Gue

Bursa Cerita Sex: Loe Lebih Cocok Jadi Pecun Gue - Hallo Semuanya, Kali ini Bursa Cerita Sex, akan mencoba memberikan cerita dewasa Bursa Cerita Sex: Loe Lebih Cocok Jadi Pecun Gue, Silahkan membaca dengan khusu biar Lendir lancar di buang hahahah...

Bursa Cerita Sex: Loe Lebih Cocok Jadi Pecun Gue
Judul Cerita : Bursa Cerita Sex: Loe Lebih Cocok Jadi Pecun Gue

lihat juga

Judi Bola Liga365

Bursa Cerita Sex: Loe Lebih Cocok Jadi Pecun Gue

Bursa Cerita Sex: Loe Lebih Cocok Jadi Pecun Gue
Bursa Cerita Sex: Loe Lebih Cocok Jadi Pecun Gue

Cerita dewasa hot kali ini menceritakan kebiadaban teman sekolah yang telah memperkosa teman sendiri di sekolah. cerita sex SMA ngentot di sekolah ini merupakan kejadian yang benar-benar dialami oleh siswa sma.

wanita tersebut memang sangat cantik dan tubuhnya yang aduhai membuat mata lekaki tertarik untuk merasakan betapa hangatnya tubuh gadis tersebut. dari pada lama-lama langsung saja kita baca cerita sex SMA berikut. cekidot.

Namaku Rani atau biasanya dipanggil iNez. aku memiliki wajah yang sedikit indo didukung dengan badanku yang kata teman2ku seksi. aku baru saja lulus smu. cerita ini adalah pengalaman sewaktu aku masih duduk di bangku sma kelas 1. Hari ini pelajaran yang diberikan belum terlalu banyak karena kami masih dalam tahap2 transisi dari murid smp menjadi murid smu.

Tak terbayang olehku dapat masuk ke smu yang masih tergolong favorit di ibu kota ini. impianku sejak dulu adalah memakai seragam putih abu2 karena seragam ini memiliki model rok yang lebih membuatku kelihatan seksi.

Diantara teman2 baruku ada seorang cowok yang amat menarik perhatianku, sebut saja namanya Kiki. membayangkan wajahnya saja bisa membuatku terangsang. aku sering melakukan masturbasi sambil membayangkan Kiki.

Walaupun sering bermasturbasi tapi saat itu aku belum pernah bercinta atau ngentot, bahkan petting jg belum. entah setan apa yang masuk ke dalam otakku hari itu karena aku berencana untuk menyatakan cinta kepada Kiki.

Maka saat istirahat aku memanggil Kiki,

“Kii, gw gk tau gmn ngomongnya…” aku benar2 kalut saat itu ingin mundur tapi udah telat.

“Kii gw sayang ma elo, lo mau kan jd cowo gw?” aku merasa amat malu saat itu, rasanya seperti ditelanjangi di kelas (paling tidak sampai SEKARANG aku masih memakai seragam lengkap.

Kiki hanya tersenyum, “nanti aja ya gw jawabnya pas pulang”.

Selama jam pelajaran pikiranku tak menentu, “gimana kalo Kiki gak mau?” dalam hatiku “pasti gw jd bahan celaan!” berbagai pertanyaan terus mengalir di otakku. untungnya pelajaran belum begitu maksimal.

Bel pulang pun berdering, jantungku berdegup cepat. aku hanya duduk menunggu di bangkuku, aku tidak memiliki keberanian untuk menghampiri Kiki dan menanyakan jawabannya.

Saat kelas sudah berangsur sepi Kiki menghampiriku “bentar ya Nez, gw dipanggil bentar” katanya. aku menunggu sendirian di kelas. “jangan2 Kiki ingin agar sekolah sepi dan mengajakku bercinta?” kepalaku penuh pertanyaan, hingga aku sama sekali tidak dapat berpikir sehat.

Dalam penantianku tiba2 ada orang datang. aku kecewa karena bukan Kiki yang datang melainkan Abdul dan Rudy dari kelas I-3. mereka menghampiriku, Abdul didepanku dan Rudy disampingku.

Perlu diketahui mereka bisa dikatakan sangat jauh dari tampan. dengan kulit yang hitam dan badan yang kurus kering, aku rasa akan menyulitkan mereka untuk mendapatkan pacar di sekolah ini.

“lagi nungguin Kiki Nez?” kata Abdul.
“koq tau?” kataku
“tadi Kiki cerita.”
apa2an nih Kiki pake cerita segala dalam hatiku.
“lo suka ma Kiki ya Nez?” tanya Abdul lagi.

Aku cuma diam saja.

“koq diem?” kata Rudy. “males aja jawabnya” kataku

Perasaan bt mulai menjalar tapi aku harus menahan karena pikirku Rudy dan Abdul adalah teman Kiki.

“koq lo bisa suka ma Kiki sih Nez?” tanya Rudy tapi kali ini sambil merapatkan duduknya kepadaku dan menaruh tangannya di pahaku.
“Kiki ganteng n gak kurang ajar kayak lo!” sambil menepis tangannya dari pahaku.
“kurang ajar kaya gimana maksud lo?” tanya Rudy lagi sambil menaruh tangannya lg di pahaku dan mulai mengelus2nya
“ya kayak gini!” jawabku sambil menunjuk tangannya tapi tidak menepisnya karena aku mulai terangsang dan berpikir mungkin mereka disuruh Kiki.
“tapi enak kan?” kali ini Abdul ikut bicara. Rudy mulai mengelus2 pangkal pahaku.

Aku pura2 berontak padahal dalam hati aku ingin dia melanjutkannya.

“udah jangan sok berontak” kata Abdul sambil menunjukkan cengiran lebarnya.

Makin lama usapannya membuatku membuka lebar pahaku.

“td bilang kita kurang ajar, eh sekarang malah ngangkang.”
“nantangin yah?” kata Abdul.

Dia menggeser bangku di depan mejaku dan mulai masuk ke kolong mejaku. sekarang Rudy berganti mengerjai payudaraku, tangan kirinya mengusap payudara kananku sedangkan mulutnya menciumi dan menghisap payudara kiriku sehingga seragamku basah tepat di daerah payudaranya saja.

Abdul yang berada di kolong meja menjilat2 paha sampai pangkal pahaku dan sesekali lidahnya menyentuh memekku yang masih terbungkus cd tipisku yang berwarna putih. perbuatan mereka membuatku menggelinjang dan sesaat membuatku melupakan Kiki.

Rudy melepas kancing kemeja seragamku satu persatu dan kemudian melempar seragam itu entah kemana. merasa kurang puas ia pun melepas dan melempar bra ku. lidahnya menari2 di putingku membuatnya menjadi semakin membesar.

“ough Rud udah dong, gimana nanti kalo ketauan” kataku
“tenang aja guru dah pada pulang” kata Abdul dari dalam rokku.

Sedangkan Rudy terus mengerjai kedua payudaraku memilinnya, meremas, menghisap, bahkan sesekali menggigitnya. aku benar2 tak berdaya saat ini, tak berdaya karena nikmat. aku merasakan ada sesuatu yang basah mengenai vaginaku, aku rasa Abdul menjilatinya. aku tak dapat melihatnya karena tertutup oleh rokku.

Perlakuan mereka sungguh membuatku melayang. aku merasa kemaluanku sudah amat basah dan Abdul menarik lepas cdku dan melemparnya juga. ia menyingkap rokku dan terus menjilati kemaluanku.

Tak berapa lama aku merasa badanku menegang. aku sadar aku akan orgasme. aku merasa amat malu karena menikmati permainan ini. aku melenguuh panjang, setengah berteriak. aku mengalami orgasme di depan 2 orang buruk rupa yang baru aku kenal.

“hahahaha..” mereka tertawa berbarengan.
“ternyata lo suka juga yah?” kata Rudy sambil tertawa.
“jelas lah” sambung Abdul “smp dia kan dulu terkenal pecunnya” kata2 mereka membuat telingaku panas.

Kemudian mereka mengangkatku dan menelentangkanku di lantai. mereka membuka pakaiannya

“oh..”

Ini pertama kalinya aku melihat penis secara langsung. biasanya aku hanya melihat di film2 porno. Abdul membuka lebar pahaku dan menaruh kakiku di atas pundaknya. pelan2 ia memasukkan penisnya ke liang senggamaku.

“ough, sakit dull” teriakku.
“tenang Nez, entar juga lo keenakan” kata Abdul
”ketagihan malah “sambung Rudy”

Perlahan2 ia mulai menggenjotku, rasanya perih tapi nikmat. sementara Rudy meraih tanganku dan menuntunnya ke penis miliknya. ia memintaku mengocoknya. Abdul memberi kode kepada Rudy, aku tidak mengerti maksudnya.

Rudy mendekatkan penisnya kemulutku dan memintaku mengulumnya. aku mejilatinya sesaat dan kemudian memasukkannya ke mulutku.

“isep kontol gw kuat2 Nez” katanya. aku mulai menghisap dan mengocoknya dengan mulutku. tampaknya ini membuatnya ketagihan. ia memaju mundurkan pingangnya lebih cepat. disaat bersamaan Abdul menghujamkan penisnya lebih dalam.

“mmmffhh” aku ingin berteriak tapi terhalang oleh penis Rudy.

Rupanya arti dr kode mereka ini, agar aku tak berteriak. aku sadar ke virginanku diambil mereka, oleh orang yang baru beberapa hari aku kenal.

“ternyata masih ada juga nak smp sb yang masih virgin”
“memek cewek virgin emang paling enak” kata Abdul.

Dia menggenjotku semakin liar, dan tanpa sadar goyangan pinggulku dan hisapanku terhadap penis Rudy jg semakin cepat. tak lama aku orgasme untuk yang kedua kalinya.

Akupun menjadi sangat lemas tapi karena goyangan Abdul semakin liar aku pun juga tetap bergoyang dan meghisap dengan liarnya. tak lama Abdul menarik keluar penisnya dan melenguh panjang disusul derasnya semprotan maninya ke perutku. ia merasa puas dan menyingkir.

Sudah 45 menit aku menghisap penis Rudy tapi ia tak kunjung orgasme juga. ia mencabut penisnya dari mulutku, aku pikir ia akan orgasme tapi aku salah. ia telentang dan memintaku naik diatasnya. aku disetubuhi dengan gaya woman on top.

Aku berpegangan pada dadanya agar tidak jatuh, sedangkan Rudy leluasa meremas susuku. sekitar 10 menit dengan gaya ini tiba2 Abdul mendorongku dan akupun jatuh menindih Rudy. Abdul menyingkap rokku yang selama bergaya woman on top telah jatuh dan menutupi bagian bawahku.

Ia mulai mengorek2 lubang anusku. aku ingin berontak tapi aku tidak ingin saat ini selesai begitu saja. jadi aku biarkan ia mengerjai liang duburku. tak lama aku yang sudah membelakanginya segera ditindih. penisnya masuk ke dalam anusku dengan ganas dan mulai mengaduk2 duburku.

Tubuhku betul2 terasa penuh. aku menikmati keadaan ini. sampai akhirnya ia mulai memasukkan penuh penisnya ke dalam anusku. aku merasakan perih dan nikmat yang tidak karuan. jadilah aku berteriak2 sekeras2nya.

Aku yang kesakitan tdk membuat mereka iba tetapi malah semakin bersemangat menggenjotku. sekitar 15 menit mereka membuatku menjadi daging roti lapis dan akhirnya aku orgasme lagi untuk yang kesekian kalinya.

Kali ini aku berteriak amat keras dan kemudian jatuh lemas menindih Rudy. saat itu penjaga sekolah masuk tanpa aku sadar dan menonton aku yang sedang dikerjai 2 orang biadab ini.

Goyangan mereka semakin buas menandakan mereka akan segera orgasme. aku yang sudah lemas hanya bisa pasrah saja menerima semua perlakuan ini. tak lama mereka berdua memelukku dan melenguh panjang mereka menyemprotkan maninya di dalam kedua liangku.

Aku dapat merasakan cairan itu mengalir keluar karena memekku tidak cukup menampungnya. mereka mencabut kedua penis mereka. aku yang lemas dan hampir pingsan langsung tersadar begitu mendengar Rudy berkata

“nih giliran pak Ahmad ngerasain iNez”

Aku melihat penjaga sekolah itu telah telanjang bulat dan penisnya yang lebih besar dari Rudy dan Abdul dengan gagahnya mengangkangiku seakan menginginkan lubang untuk dimasuki.

Dia menuntun penisnya kemulutku untuk kuhisap. aku kewalahan karena ukurannya yang sangat besar. melihat aku kewalahan tampaknya ia berbaik hati mencabutnya. tetapi sekarang ia malah membuatku menungging. ia mengorek2 kemaluanku yang sudah basah sehingga makin lama akupun mengangkat pantatku. aku sungguh takut ia menyodomiku.

Akhirnya aku bisa sedikit lega saat penisnya menyentuh bibir kemaluanku. dua jarinya membuka memekku sedangkan penisnya terus mencoba memasukinya. entah apa yang aku pikirkan, aku menuntun penisnya masuk ke memekku.

Dia pun mulai menggoyangnya perlahan. aku secara tak sadar mengikuti irama dari goyangannya. rokku yang tersinggkap dibuka kancingnya dan dinaikkannya sehingga ia melepas rok abu2ku melalui kepalaku. saat ini aku telah telanjang bulat.

Tangannya meremas payudaraku dan terus menggerayangi tubuhku. disaat2 kenikmatan aku tak sengaja menoleh dan melihat Kiki duduk di pojok. Vivi teman sebangkuku mengoralnya yang lebih mengagetkan ia memegang handycam dan itu mengarah ke diriku. aku kesal tapi terlalu horny untuk berontak. akhirnya aku hanya menikmati persenggamaan ini sambil direkam oleh orang yang aku sukai.

Pak Ahmad semakin ganas meremas dadaku gerakannya pun semakin cepat. tapi entah kenapa dari tadi aku selalu lebih dulu orgasme dibandingkan mereka. aku berteriak panjang dan disusul pak Ahmad yang menjambak rambutku kemudian mencabut penisnya dan menyuruhku menghisapnya.

Dia berteriak tak karuan. menjambakku, meremas2 dadaku sampai akhirnya ia menembakan maninya di mulutku. terdengar entah Abdul, Rudy, atau Kiki yang berteriak telan semuanya. aku pun menelannya.

Mereka meninggalkanku yang telanjang di kelas sendirian. setelah mereka pergi aku menangis sambil mencari2 seragamku yang mereka lempar dan berserakan di ruang kelas.

Aku menemukan bra ku telah digunting tepat di bagian putingnya dan aku menemukan cdku di depan kelas telah dirobek2. sehingga aku pulang tanpa cd dan bra yang robek bagian putingnya.

Di dekat tasku ada sepucuk memo yang bertuliskan "Terima Kasih, teman-teman gue BOLEH PAKE BADAN LO, LO LEBIH COCOK JADI PECUN gue DARIPADA JADI CEWEk gue.." Tertanda Kiki.


Demikianlah Artikel Bursa Cerita Sex: Loe Lebih Cocok Jadi Pecun Gue

Sekian Blog Lendir Bursa Cerita Sex: Loe Lebih Cocok Jadi Pecun Gue, Mudah-mudahan bisa membantu kalian yang sedang kesepian dan bisa menghantarkan tidur pulas hahhaha

Anda sedang membaca artikel Bursa Cerita Sex: Loe Lebih Cocok Jadi Pecun Gue dan artikel ini url permalinknya adalah http://bursaceritasex.blogspot.com/2017/08/bursa-cerita-sex-loe-lebih-cocok-jadi-pecun-gue.html Semoga artikel ini bisa bermanfaat.

Tag : , , , , , , ,

Sign up here with your email address to receive updates from this blog in your inbox.

0 Response to "Bursa Cerita Sex: Loe Lebih Cocok Jadi Pecun Gue"

Post a Comment